Bupati KSB, Sebut “Banggalah Menjadi Warga KSB”

Bupati KSB, Sebut “Banggalah Menjadi Warga KSB”

SUMBAWA BARAT, TRIBUN
Di tengah-tengah kemajemukan saat ini bagaimana menjaga kesatuan dan persatuan yang di sebutkan periden jokowi dodo dalam pidatonya belum lama ini. Halnya yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat dengan kontra Budaya, Agama, Etnis dan Suku menjadi perdebatan Nasional.
“Hal ini perlu kita pahami karna kita orang Indonesia maka dimana bumi di pijak di situ langit di junjung begitu juga di KSB, jangan karna perbedaan suku kita mrnjadi tidak toleransi selama kita tinggal di KSB maka banggalah menjadi warga KSB, “tutur Bupati saat memberikan sambutan Kamis lalu.
Jajaran Pemerintah harus mampu mempersatukan segala bentuk toleransi Suku maupun Budaya, karna pemimpin yang memiliki kepekaan terkait dengan ekonomi pancasila yang di paparkan Presiden yang sudah di laksanakan oleh Pemerintah KSB sebagai contoh di Desa Tatar yang sudah menjadi promoter pengerak gotong royong dengan memperlihatkan hasil yang menurut kita tidak mungkin menjadi mungkin.
Berdasarkan laporan kerja melalui Staf Khusus dan Camat Sekongkang dalam hal pengerjaan rehab rumah di wilayah Desa Tatar Kecamatan Sekongkang sudah menyelesaikan 12 unit rumah dengan anggaran 12 juta rupiah. Menurut Bupati,  “Ini hal yang mustahil dapat diselaikan tanpa melalui gotong royong karna dengan anggaran rata-rara di bawah sepuluh juta rupiah sangat mustahil dapat merehab rumah kalau tidak di sertai dengan gotong royong,” tuturnya heran.
Jadi respon dan kepekaan yang di contohkan oleh pemerintah daerah dan di terapkan oleh masyarakat menjadikan citra seorang Kepala Desa akan terbentuk dengan sendirinya melalui system kerja yang baik serta berkomunikasi berdialok secara langsung melalui gotong royong. Dalam hal ini menurut Bupati, “Setiap agen pemerintahan betul-betul fokus sebagai pengetak gotong royong, termasuk menggerakkan tokoh Agama dan tokoh Masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati menghimbau “Kedepannya dalam pembangunan yang bersumber dari masyarakat atau melalui tender, maka harus mengikuti contoh yang sudah di jalankan karna hasil pembangunan yang di dapat oleh dari untuk masyatakat itu kwalitasnya akan lebih bagus hal ini terdorong dari rasa memiliki dan ada rasa partisipasi maka ini adalah bagian dari diri kita. Semakin mampu kita membuat program-program yang melibatkan potensi yang ada di sekitar kita, maka jelas akan mendapatkan hasil yang baik,” imbuh Bupati. (ts/009)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com